Borneo Hornbills Keberatan atas Perubahan Hasil Pertandingan oleh IBL: “Ini Soal Kredibilitas Kompetisi”

27 Views No comments
Kabarjujur.com

Klub bola basket Borneo Hornbills menyampaikan keberatan keras terhadap keputusan operator Indonesian Basketball League (IBL) yang secara sepihak mengubah hasil pertandingan mereka melawan Pacific Caesar Surabaya, yang berlangsung pada 11 April 2025 di GOR Pacific, Surabaya.

Awalnya, pertandingan tersebut dimenangkan oleh Borneo Hornbills dengan skor 97–96. Namun, berdasarkan keputusan resmi IBL yang dirilis pada 16 April, hasil pertandingan diubah menjadi kemenangan Pacific Caesar 96–95.

Dalam pernyataan resmi yang diterima wartawan pada Kamis (17/4), manajemen Borneo Hornbills menyesalkan keputusan tersebut yang dinilai tidak transparan dan tidak menghormati prinsip komunikasi yang adil antar klub peserta liga.

“Bagaimana mungkin hasil pertandingan bisa berubah setelah beberapa hari, tanpa surat resmi atau pemberitahuan terlebih dahulu kepada kami? Ini bukan sekadar soal angka, tapi menyangkut kredibilitas kompetisi dan kepercayaan publik,” demikian pernyataan tertulis dari manajemen.

Protes atas Kesalahan Shot Clock

IBL mengubah hasil pertandingan setelah meninjau protes resmi yang diajukan terkait kesalahan shot clock di detik-detik akhir pertandingan. IBL menyebut insiden itu berdampak langsung pada hasil akhir laga, sehingga memutuskan untuk menganulir tembakan kemenangan dari pemain Borneo, Steven Orlando.

Namun, manajemen Borneo Hornbills mempertanyakan dasar keputusan tersebut. Mereka menilai, tembakan tersebut telah diperiksa melalui Instant Replay System (IRS) dan disahkan oleh wasit pada saat itu, sehingga tidak seharusnya dibatalkan setelah pertandingan usai.

Manajemen juga mengacu pada Pasal C.4 FIBA yang menyebut bahwa keputusan terkait hasil pertandingan harus ditetapkan maksimal 24 jam setelah laga berakhir. Selain itu, dalam regulasi IBL Pasal 16, disebutkan bahwa keputusan wasit bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat melalui protes.

“Keputusan ini mencederai sportivitas, merugikan tim kami secara langsung, dan bisa menjadi preseden buruk bagi dunia bola basket nasional,” tegas manajemen.

Ajakan untuk Evaluasi Menyeluruh

Manajemen Borneo Hornbills juga menyoroti bahwa kesalahan teknis seperti ini bukan pertama kali terjadi di kandang Pacific Caesar. Mereka menyerukan adanya evaluasi menyeluruh terhadap standar teknis dan profesionalitas penyelenggaraan liga demi menjaga kualitas kompetisi.

Dalam waktu dekat, Borneo Hornbills menyatakan akan menempuh jalur keberatan resmi, baik melalui mekanisme internal liga maupun mengajukan aduan ke federasi bola basket nasional sebagai induk tertinggi olahraga tersebut di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh elemen dalam ekosistem bola basket Indonesia untuk melihat permasalahan ini secara jernih dan objektif. Kami berharap keputusan ini dapat ditinjau ulang demi kepentingan olahraga yang adil dan profesional,” tutup pernyataan mereka.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar