– Turnamen Biliar International Batulicin Open 2025 resmi dibuka pada Selasa, 15 April 2025, di Gimme Billiard Café, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Event berskala nasional ini menghadirkan nuansa kompetisi yang penuh semangat dan sportivitas, dengan diikuti oleh 130 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia, serta satu peserta asal Filipina yang menambah semarak atmosfer internasional.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Provinsi Kalimantan Selatan dengan POBSI Kabupaten Tanah Bumbu. Dengan total hadiah mencapai Rp500 juta, turnamen ini menjadi salah satu event olahraga biliar terbesar di kawasan Kalimantan dan diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga prestasi.
Wakil Bupati Tanah Bumbu, H. Bahsanuddin, hadir langsung untuk membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kerja keras panitia dan semua pihak yang telah terlibat, serta menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap pertandingan. Ia berharap kehadiran turnamen ini dapat memberikan dampak positif, terutama dalam membangkitkan semangat generasi muda untuk menekuni cabang olahraga biliar secara lebih serius dan profesional.
“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakatnya di bidang olahraga, khususnya biliar, serta menjadikan olahraga sebagai media pembentukan karakter dan prestasi,” tutur Wakil Bupati.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Sahmi, menyampaikan bahwa International Batulicin Open 2025 tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan wadah strategis untuk pembinaan dan peningkatan kualitas atlet biliar. Melalui ajang ini, para peserta dapat mengasah keterampilan, mengukur kemampuan, dan menambah pengalaman dalam suasana pertandingan yang kompetitif namun sehat.
“Turnamen ini menjadi motivasi besar bagi atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan performa mereka. Kami ingin para atlet lokal maupun nasional bisa lebih siap menghadapi event besar seperti PON atau kejuaraan internasional lainnya,” jelas Sahmi.
Ia juga menambahkan bahwa Tanah Bumbu memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah event olahraga bertaraf nasional maupun internasional secara berkelanjutan. Untuk itu, pihaknya berkomitmen agar turnamen ini dapat masuk dalam kalender tetap sebagai agenda tahunan yang konsisten diselenggarakan.
“Kami berharap International Batulicin Open bisa menjadi ikon baru Tanah Bumbu di dunia olahraga. Selain sebagai ajang unjuk prestasi, ini juga mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah,” tambahnya.
Turnamen ini tak hanya mempertemukan para atlet profesional, namun juga menjadi sarana silaturahmi, pertukaran pengalaman, dan pembelajaran antar sesama pecinta olahraga biliar dari berbagai penjuru negeri. Suasana kompetisi yang berlangsung di Gimme Billiard Café pun terasa hangat dan penuh semangat, mencerminkan nilai-nilai sportivitas, persaudaraan, dan profesionalisme.
Dengan penyelenggaraan turnamen ini, Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga, menciptakan ruang bagi anak muda untuk berprestasi, serta memperkuat posisinya sebagai daerah yang aktif dan visioner dalam mendorong kemajuan dunia olahraga Indonesia.








