kabarjujur.com –
Banjarmasin – Upaya memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah terus didorong Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Selatan.
Hal tersebut mengemuka dalam silaturahmi DPD KNPI Kalsel bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin. Pertemuan itu membahas penguatan sinergi dan kolaborasi antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah dalam mendorong pembangunan kepemudaan di Banua. (21/09)
Ketua DPD KNPI Kalsel, Andi Rustianto, mengatakan KNPI Kalsel siap mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pemuda.
“KNPI Kalsel siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas SDM, memperluas ruang partisipasi pemuda, serta menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi generasi muda,” ujar Andi.
Menurut Andi, pembangunan kepemudaan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, sehingga diperlukan keterlibatan organisasi kepemudaan, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat.
Ia berharap sinergi yang dibangun dapat membuka lebih banyak ruang bagi pemuda untuk belajar, berkembang, berwirausaha, serta terlibat langsung dalam berbagai agenda pembangunan daerah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin mengingatkan pemuda agar terus mempersiapkan diri sehingga mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, peningkatan kapasitas dan keterampilan menjadi modal penting bagi generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu berkontribusi sesuai bidang dan potensi yang dimiliki.
Syarifuddin juga mendorong pemuda untuk membangun kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di daerah. Menurutnya, dunia usaha dapat menjadi salah satu ruang bagi pemuda untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membuka peluang kontribusi yang lebih luas.
“Kami melihat KNPI memiliki peran penting dalam menghimpun dan menggerakkan potensi pemuda. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi seperti ini perlu terus dibangun agar energi positif pemuda dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah,” ujar Syarifuddin.
Ia menilai organisasi kepemudaan seperti KNPI memiliki posisi strategis karena dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan generasi muda.
“Pemuda harus mempersiapkan diri. Jangan hanya menunggu peluang, tetapi harus mampu menciptakan peluang dan membangun jejaring, termasuk dengan perusahaan-perusahaan yang ada di daerah,” katanya.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan di Kalimantan Selatan.
Andi Rustianto menegaskan KNPI Kalsel akan terus mendorong program-program yang mampu memberikan manfaat langsung bagi pemuda sekaligus mendukung agenda pembangunan daerah.
“Kolaborasi kuat, pemuda bertumbuh, Banua maju,” pungkasnya.