kabarjujur.com –Nasional –
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan rangkaian Bulan Guru Nasional 2026 dengan mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” di SMP Negeri 216 Jakarta. Peluncuran ini menjadi wujud apresiasi nyata sekaligus momentum strategis untuk memperkuat peran guru tidak hanya sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai figur yang menginspirasi, membentuk karakter, serta menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa guru merupakan kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak sekadar diukur dari penguasaan materi murid, melainkan bagaimana seorang pendidik mampu menumbuhkan motivasi dan membimbing peserta didik menjadi pembelajar sepanjang hayat. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru di tanah air, termasuk mereka yang bertugas dengan penuh dedikasi di wilayah dengan keterbatasan akses.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperhatikan tenaga pendidik, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis terkait peningkatan kesejahteraan. Abdul Mu’ti mengumumkan rencana pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu yang dijadwalkan mulai berjalan pada Januari 2027. Selain itu, pemerintah juga merencanakan pengangkatan guru berstatus pegawai negeri sipil guna memenuhi kebutuhan tenaga pendidik, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menambahkan bahwa penghargaan terhadap profesi guru harus diwujudkan secara konsisten melalui langkah nyata dan kolaborasi lintas sektor. Rangkaian Bulan Guru Nasional 2026 sendiri diisi dengan berbagai kegiatan menarik, termasuk kampanye inspiratif, kampanye kembali ke sekolah, hingga perhelatan Pekan Guru Fest yang dijadwalkan berlangsung pada awal November mendatang di Jakarta.
Dukungan serupa datang dari legislatif dan pihak sekolah. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, mengapresiasi peluncuran program ini serta menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan dalam menjaga perlindungan profesi, pemerataan distribusi, dan peningkatan kompetensi guru. Sementara itu, Kepala SMP Negeri 216 Jakarta, Umi Solihah, mengajak para pendidik untuk terus menghadirkan metode pembelajaran yang bermakna guna menggugah rasa ingin tahu serta kemampuan berpikir kritis murid di kelas.